• Pound menguat karena ekspektasi kemenangan Partai Konservatif
  • Parlemen gantung tanpa pemenang mayoritas dapat membuat GBPUSD bergerak ke 1.25
  • Dolar melemah setelah Powell memberi sinyal suku bunga AS akan dipertahankan di 2020
  • ECB diprediksi tidak mengubah kebijakan di pengambilan keputusan suku bunga pertama Lagarde
  • Kesepakatan dagang AS-Tiongkok tetap menjadi penggerak utama sentimen global

GBPUSD berada di atas 1.32 pada saat laporan ini dituliskan. Ini level tertinggi sejak Maret, didukung ekspektasi pasar bahwa Partai Konservatif akan menjadi pemenang pemilu Inggris hari ini. Kemenangan mayoritas untuk Partai Konservatif akan mengatasi kebuntuan Brexit di Westminster sehingga Inggris dapat keluar dari Uni Eropa paling lambat 31 Januari. Apabila hasil resmi sesuai dengan ekspektasi pasar, kenaikan GBPUSD mungkin terbatas di sekitar 1.35 karena hasil ini sudah terefleksikan pada harga. TPS akan ditutup pada pukul 22.00 GMT. Di waktu yang sama, kita akan mendapatkan hasil exit poll yang biasanya dapat diandalkan sebagai indikator hasil pemilu.

Ini bukan berarti hasil pemilu Inggris sudah pasti, mengingat kancah politik Inggris banyak memberi kejutan besar dalam beberapa tahun terakhir. Parlemen gantung yaitu tanpa pemenang mayoritas, atau kejutan kemenangan Partai Buruh, dapat menyebabkan nilai Pound kembali merosot tajam menuju pertengahan 1.20-an terhadap Dolar AS.

Dolar melemah karena Fed akan pertahankan suku bunga AS di 2020

Indeks Dolar (DXY) melemah menuju level psikologis 97, dengan peningkatan sejak awal tahun kurang dari satu persen, setelah Ketua Dewan Gubernur Fed Jerome Powell memberi isyarat bahwa Bank Sentral AS ini tidak akan mengubah suku bunga di sepanjang 2020. Bulls Dolar kehilangan kekuatan karena Fed sepertinya akan membatasi kenaikan suku bunga acuan AS.

Kenaikan DXY pada tahun 2019 dapat semakin terancam terhapuskan jika sentimen risk-on di pasar kembali meningkat signifikan. Sebaliknya, apabila Pound menurun tajam karena terjadi kejutan seperti parlemen gantung atau kemenangan Partai Buruh, tekanan turun terhadap Indeks Dolar dapat berkurang di jangka pendek.

Kamis yang bergejolak?

Selain pemilu Inggris, ada beberapa agenda penting hari ini yang juga perlu diperhatikan investor. Bank Sentral Eropa (ECB) akan mengambil keputusan suku bunga pertama di bawah kepemimpinan Presiden ECB baru, Christine Lagarde. Walau investor memperkirakan ECB tidak akan mengubah kebijakan dalam rapat kali ini, isyarat apa pun mengenai arah kebijakan mendatang dari Lagarde dapat sangat memengaruhi prospek Euro, mengingat Lagarde sudah mengumumkan peninjauan kebijakan. Gaya dan nada komunikasi Lagarde sangat perlu kita cermati.

Penandatanganan kesepakatan dagang "fase satu" AS-Tiongkok akan terus menjadi faktor penggerak utama sentimen pasar global. Presiden AS, Donald Trump, dijadwalkan untuk bertemu tim perdagangannya hari ini. Indikasi kesepakatan akan semakin melejitkan aset berisiko, walau ketidakpastian negosiasi AS-Tiongkok memastikan bahwa aksi jual aset berisiko secara tiba-tiba juga bukan tidak mungkin terjadi.

Sanggahan: Isi dari artikel ini terdiri dari pendapat-pendapat pribadi dan tidak seharusnya ditafsirkan sebagai sesuatu yang berupa nasihat investasi pribadi dan/atau lainnya dan/atau suatu penawaran dari dan/atau permohonan untuk transaksi pada instrumen keuangan dan/atau sebuah jaminan dan/atau prediksi atas kinerja di masa depan. ForexTime (FXTM), para afiliasinya, agen, direktur, petugas atau pegawainya tidak memberikan jaminan atas akurasi, keabsahan, batas waktu atau keutuhan dari informasi atau data yang disediakan dan tidak memikul tanggung jawab atas semua kerugian yang dapat timbul dari segala investasi yang didasarkan pada hal tersebut.