Peringatan Risiko: CFD adalah instrumen finansial kompleks yang membawa risiko kerugian yang sangat besar dan cepat karena adanya leverage. 80% akun investor ritel mengalami kerugian saat memperdagangkan CFD bersama penyedia ini. Anda harus memperhatikan apakah Anda memahami cara kerja CFD dan apakah Anda sanggup menanggung risiko tinggi hilangnya modal Anda.
Peringatan Risiko: CFD adalah instrumen finansial kompleks yang membawa risiko kerugian yang sangat besar dan cepat karena adanya leverage. 80% akun investor ritel mengalami kerugian saat memperdagangkan CFD bersama penyedia ini. Anda harus memperhatikan apakah Anda memahami cara kerja CFD dan apakah Anda sanggup menanggung risiko tinggi hilangnya modal Anda.

Pola Gartley Asli

Pola Gartley Asli

Belajar Forex

Ketika mempelajari pola Gartley, kita dapat menemukan berbagai versi, karena setiap penulis menambahkan pendapatnya sendiri. Orang yang baru mempelajari analisis teknikal mungkin kesulitan mengidentifikasi pola asli yang diperkenalkan pada tahun 1935 oleh H.M. Gartley dalam bukunya yang bertajuk Profits in the Stock Market, jadi untuk siapa pun yang tertarik — saya akan menjelaskannya di sini! Harap diperhatikan bahwa pola ini awalnya dikembangkan untuk pasar saham dan memerlukan indikator volume yang tidak tersedia di beberapa pasar — termasuk pasar forex.

Pola Gartley Bullish

Setelah penurunan, ditandai dengan leg panjang AB, volume akan mengering dan bulls menganggap harga yang rendah menarik. Mereka dengan agresif memasuki pasar melalui posisi beli, mengangkat pasar lebih tinggi lagi. Pantulan naik (BC) yang berlangsung singkat diikuti dengan volume yang meningkat dan akhirnya terhenti di titik C. Karena arah bearish pasar tetap bertahan dan pasokan lebih besar dari permintaan, pasar menurun lagi sesuai perkiraan.

Titik Masuk Beli

Lebih tepatnya, penurunannya 33% - 50% dari segmen BC. Di sinilah pasar menemukan support dan ada titik masuk beli, tergambarkan oleh volume yang menurun. Volume, jika ada, memberi gambaran mengenai kekuatan/kelemahan pergerakan. Contohnya, pada titik B, volume akan mengering, sedangkan kenaikan pada segmen BC akan menampilkan peningkatan volume. Ini memberi isyarat mengenai arah pasar di masa mendatang, karena volume adalah indikator leading. Perintah masuk beli ditempatkan sebagai antisipasi bahwa pasar kemudian akan membentuk pola Head & Shoulder terbalik atau Double Bottom begitu harga melampaui puncak terakhir di C. Gartley mengatakan bahwa ini adalah dua reversal paling utama dan paling bernilai:

  • Head & Shoulders (dan kebalikannya)
  • Double Top (dan Double Bottom)
  • Rounding
  • Meluas

Titik Masuk Beliimg-responsive

Peluang masuk beli lainnya terlihat di titik C ketika pasar melampaui titik tertinggi yang relevan. Ini adalah titik masuk Head & Shoulders Terbalik atau Double Bottom.

Stop Loss

Sistem trading belum lengkap tanpa aturan manajemen risiko, dan khususnya stop loss pelindung untuk mengantisipasi pergerakan pasar tak terduga setelah posisi dibuka. Stop loss ditempatkan secara strategis di bawah B, yaitu ketika kemungkinan pergerakan harga apa pun akan membatalkan pola bullish.

Take Profit

Menggunakan target/tujuan harga minimum yang umum pada reversal Head & Shoulders Terbalik dan Double Bottom, tinggi dari B ke C akan diproyeksikan ke titik C. Trailing stop dapat digunakan pada bottom berikutnya untuk melindungi potensi profit.

Pola Gartley Bearish

Setelah reli, ditandai dengan leg panjang AB, volume mengering. Bears menganggap harga yang tinggi menarik, dan secara agresif memasuki pasar, sehingga posisi jual membuat pasar semakin rendah. Pantulan turun (BC) yang berlangsung singkat diikuti dengan volume yang meningkat dan akhirnya terhenti di titik C. Karena arah bullish pasar tetap bertahan dan permintaan lebih besar dari pasokan, pasar mengalami reli lagi sesuai perkiraan.

Pola Gartley Bearish

Titik Masuk Jual

Secara lebih spesifik, reli singkat dari titik C adalah 33% - 50% dari leg BC. Di sinilah pasar menemukan resistance dan ada titik masuk jual diisyaratkan oleh volume yang menurun. Volume pada titik B akan mengering, sedangkan pantulan pada segmen BC akan menampilkan peningkatan volume. Ini menandakan arah menurun mendatang untuk pasar. Perintah masuk jual ditempatkan sebagai antisipasi bahwa pasar akan membentuk reversal Double Top atau Head & Shoulders. Selain itu, peluang masuk jual lain terlihat di titik C ketika pasar turun ke bottom, membentuk reversal Head & Shoulders atau Double Top.

Stop Loss

Sekali lagi, stop loss pelindung harus ada untuk membantu melindungi modal trader. Stop loss ditempatkan secara strategis di atas B, yaitu ketika kemungkinan pergerakan harga apa pun akan membatalkan pola bearish.

Take Profit

Target/tujuan harga minimum yang umum pada reversal Head & Shoulders dan Double Top, tinggi dari B ke C akan diproyeksikan ke titik C. Trailing stop dapat digunakan pada top berikutnya untuk melindungi potensi profit.

Kesimpulan

Pola Gartley asli mungkin terlihat serupa dengan koreksi ABC pada Teori Elliott Wave. Gartley menyebutkan rentang tepat (33% - 50%) untuk pergerakan balik dari titik C sebelum masuk ke pasar. Stop loss harus ada, dan trailing stop loss dapat digunakan untuk melindungi profit.

Pelajari cara trading bersama FXTM

Ketahui cara mengambil keputusan trading yang tetap dan sesuai dengan gaya dan tujuan Anda dari sumber daya edukasi lengkap kami. Belajar dari rumah sesuai kebutuhan dan kelapangan waktu Anda dengan video edukasi kami atau daftar untuk mengikuti webinar. Kami juga menyelenggarakan seminar dan workshop forex tatap muka interaktif di seluruh dunia. Pantau terus – mungkin kami mengadakan acara di daerah Anda!

Disklaimer: Konten artikel ini memuat opini dan ide pribadi. Konten ini tidak boleh dianggap memuat saran investasi dan/atau penawaran transaksi apa pun. Konten ini tidak mengimplikasikan kewajiban untuk membeli layanan investasi dan tidak pula menjamin atau memprediksi kinerja di masa mendatang. FXTM serta afiliasi, agen, direktur, karyawan atau staf tidak menjamin keakuratan, validitas, ketepatan waktu, atau kelengkapan informasi atau data apa pun dan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi atas investasi yang mengandalkan informasi atau data tersebut.

Peringatan Risiko: Perdagangan produk dengan leverage seperti forex dan CFD melibatkan risiko tingkat tinggi. Jangan pertaruhkan modal apabila kerugiannya tidak dapat Anda tanggung. Kerugian yang lebih besar dari investasi awal Anda dapat saja terjadi. Jangan melakukan perdagangan sebelum Anda memahami secara menyeluruh derajat eksposur sesungguhnya akan risiko kerugian. Selalu perhatikan tingkat pengalaman Anda saat melakukan perdagangan. Harap cari saran finansial independen apabila Anda belum memahami sepenuhnya tentang risiko yang ada.

Scroll Top