Peringatan Risiko: CFD adalah instrumen finansial kompleks yang membawa risiko kerugian yang sangat besar dan cepat karena adanya leverage. 81% akun investor ritel mengalami kerugian saat memperdagangkan CFD bersama penyedia ini. Anda harus memperhatikan apakah Anda memahami cara kerja CFD dan apakah Anda sanggup menanggung risiko tinggi hilangnya modal Anda.
Peringatan Risiko: CFD adalah instrumen finansial kompleks yang membawa risiko kerugian yang sangat besar dan cepat karena adanya leverage. 81% akun investor ritel mengalami kerugian saat memperdagangkan CFD bersama penyedia ini. Anda harus memperhatikan apakah Anda memahami cara kerja CFD dan apakah Anda sanggup menanggung risiko tinggi hilangnya modal Anda.

Apa Itu Sell Stop Limit? Trading Basics

Seri Video Edukasi Forex

Penulis: Andreas Thalassinos (BSc, MSc, MSTA, CFTe, MFTA), Head of Education FXTM.

Apa itu Sell Stop Limit dalam trading Forex?

Setelah mengenal Buy Stop Limit, mari kita membahas tentang kebalikannya. Order pending ini disebut “Sell Stop Limit” yang menggabungkan order Sell Stop dan Sell Limit dan saat ini hanya tersedia di platform MetaTrader 5. Order pending ini dapat digunakan trader untuk menentukan harga suatu instrumen trading di bawah Harga Saat Ini. Harga yang ditentukan di bawah Harga Saat Ini kita sebut Harga. Saat Harga tercapai, order Sell Limit secara otomatis ditempatkan pada level harga yang lebih tinggi. Level yang lebih tinggi ini disebut harga Stop Limit.

Dalam konteks ini, Sell Limit hanya akan ditempatkan apabila harga Bid mencapai Harga. Tentu saja harga ini kita sebut harga Bid, karena kita ingin menjual. Begitu harga Bid meningkat ke Harga Stop Limit, order Sell Limit akan terpicu dan posisi dibuka. Contohnya, jika trader ingin menjual EURUSD dan harga saat ini adalah 1.3050, ia dapat menentukan Harga di level 1.2950 karena ia meyakini bahwa harga akan menyentuh level itu. Namun demikian, karena ia juga meyakini bahwa harga akan meningkat sebelum terus menurun, ia menempatkan order Jual dengan Harga Stop Limit di level 1.3000.

Sell Stop Limit digunakan oleh trader yang memperkirakan pergerakan harga instrumen yang ia perdagangkan akan meningkat sementara dan kemudian kembali menurun.

Disklaimer: Konten artikel ini memuat opini dan ide pribadi. Konten ini tidak boleh dianggap memuat saran investasi dan/atau penawaran transaksi apa pun. Konten ini tidak mengimplikasikan kewajiban untuk membeli layanan investasi dan tidak pula menjamin atau memprediksi kinerja di masa mendatang. FXTM serta afiliasi, agen, direktur, karyawan atau staf tidak menjamin keakuratan, validitas, ketepatan waktu, atau kelengkapan informasi atau data apa pun dan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi atas investasi yang mengandalkan informasi atau data tersebut.

Peringatan Risiko: Perdagangan produk dengan leverage seperti forex dan CFD melibatkan risiko tingkat tinggi. Jangan pertaruhkan modal apabila kerugiannya tidak dapat Anda tanggung. Kerugian yang lebih besar dari investasi awal Anda dapat saja terjadi. Jangan melakukan perdagangan sebelum Anda memahami secara menyeluruh derajat eksposur sesungguhnya akan risiko kerugian. Selalu perhatikan tingkat pengalaman Anda saat melakukan perdagangan. Harap cari saran finansial independen apabila Anda belum memahami sepenuhnya tentang risiko yang ada.

Scroll Top